About

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Showing posts with label tips kehamilan. Show all posts
Showing posts with label tips kehamilan. Show all posts

Monday, June 6, 2016

cara mengatasi keguguran

Keguguran berarti hilang(meninggal nya bayi) yang belum di lahirkan,keguguran paling sering di
temukan dalam usia 3 bulan pertama masa kehamilan,biasanya,bayi terbentuk secara tidak sempurna dan peristiwa keguguran merupakan cara alam untuk mengatasi nya.

Kebanyakan wanita mengalami keguguran sekali atau lebih dalam hidup nya,seringkali mereka tidak mengerti dan tidak menyadari bahwa yang mereka alami adalah keguguran,mereka mengira datang bulan nya terlambat yang aneh,yaitu dengan keluar nya gumpalan-gumpalan darah yang besar.Seorang wanita harus belajar untuk mengetahui kapan ia mengalami keguguran.


Keguguran menyerupai kelahiran,yaitu janin(embrio)dan uri(placenta)harus di keluarkan.seringkali pendarahan akan terus terjadi sebelum keduanya di keluarkan seluruh nya.Baca juga 15 masalah kehamilan


Cara mengatasi keguguran:


Jika tidak terjadi perdarahan yang hebat,umumnya tidak ada kesukaran,penderita harus berbaring di tempat tidur,dan keguguran harus di rawat dengan penuh perhatian dan kewaspadaan seperti persalinan.
Jika terjadi perdarahan yang hebat,atau perdarahan yang terus berlangsung selama berhari-hari:
  1. Mintalah pertolongan dokter,tindakan yang khusus di lakukan untuk membersihkan rahim(dilatasi dan kuret)
  2. Berbaringlan di tempat tidur sampai perdarahan berhenti selama 2/3 hari setelah keguguran.
  3. Jika anda menyangka adanya suatu keguguran,tetaplah berbaring sampai semuanya keluar dan darah berhenti.


Sunday, May 15, 2016

Mual dan Muntah saat Hamil?,ini Tips Ampuh Mengatasi nya

Mual dan muntah pada pagi hari saat mengandung adalah hal yang wajar dan biasa pada seseorang yang sedang hamil muda,dan ada juga wanita hamil yang tidak mengalami hal tersebut,keadan seperti ini biasa di kenal dengan nama morning sickness.
Gaya hidup yang sehat sangat penting untuk mendukung kehamilan yang sehat. Jika Anda sehat sebelum dan setelah mengalami kehamilan, juga mengenali kebutuhan tubuh selama kehamilan, maka Anda akan lebih kuat serta lebih rendah resiko mengalami morning sickness. Pendekatan terbaik untuk mengenali kebutuhan tubuh Anda adalah dengan memahaminya sebaik mungkin - See more at: http://www.carakhasiatmanfaat.com/artikel/cara-alami-mengatasi-rasa-mual-pada-saat-hamil-muda.html#sthash.WciaQJVT.dpuf
 Baca juga:Masalah kesehatan saat hamil
Cara ampuh mengatasi vagina gatal saat hamil 
 
Untuk mengatasi kondisi morning sickness ini, ada beberapa cara sederhana dan alami yang bisa dilakukan oleh para ibu hamil, di antaranya adalah dengan melakukan beberapa aktivitas sederhana dan juga dengan mengonsumsi beberapa jenis makanan pencegah mual saat hamil.
Meskipun mual saat hamil muda adalah hal wajar, tapi ada beberapa cara untuk setidaknya mengurangi rasa mual tersebut:
  • Konsumsi buah-Buahan segar
  • Istirahat cukup
Kurangilah aktifitas harian anda,beristirahat merupakan relaksasi bagi tubuh.
  • Makan dengan porsi kecil tapi sering. 

Ketika anda sedang hamil pada trimester pertama gangguan dari morning sickness akan mempengaruhi pada asupan nutrisi sehingga jika dibiarkan akan mengganggu perkembangan janin, yang harus anda lakukan adalah dengan membuat  jadwal makan. Pada saat kehamilan usahakan makan dengan jumlah yang sedikit tetapi terjadwal sehingga pencernaan anda dapat menerimanya. Pilih makanan dengan nutrisi yang dibutuhkan untuk memberikan manfaat lebih selama kandungan apalagi di trimester pertama untuk memperkuat janin anda.



  • Lakukan olahraga ringan pada pagi hari
  • Bangun pagi,,beri sedikit jeda untuk istirahat sejenak
pada pagi hari,setelah anda bangun tidur jangan langsung  bangun,tapi berkan jeda sekitar 10 menit untuk merelaksasi tubuh anda.
  • Jangan terlalu banyak makan makanan yang pedas dan mengandung lemak
Makanan yang pedas dan berminyak juga memicu mual pada ibu hamil,Makanan pedas dan berlemak selain menggangu pencernaan juga akan menggangu anda karena memicu morning sickness.Perbanyak minum air putih sehingga anda terhindar dari dehidrasi pada saat kehamilan.
  • Minum teh manis hangat di campur sedikit jahe
Teh manis yang di campur jahe akan mengurangi rasa mual anda,tapi jangan lupa,jangan terlalu banyak menambahkan jahe, 
Gaya hidup yang sehat sangat penting untuk mendukung kehamilan yang sehat. Jika Anda sehat sebelum dan setelah mengalami kehamilan, juga mengenali kebutuhan tubuh selama kehamilan, maka Anda akan lebih kuat serta lebih rendah resiko mengalami morning sickness. Pendekatan terbaik untuk mengenali kebutuhan tubuh Anda adalah dengan memahaminya sebaik mungkin - See more at: http://www.carakhasiatmanfaat.com/artikel/cara-alami-mengatasi-rasa-mual-pada-saat-hamil-muda.html#sthash.WciaQJVT.dpuf
Gaya hidup yang sehat sangat penting untuk mendukung kehamilan yang sehat. Jika Anda sehat sebelum dan setelah mengalami kehamilan, juga mengenali kebutuhan tubuh selama kehamilan, maka Anda akan lebih kuat serta lebih rendah resiko mengalami morning sickness. Pendekatan terbaik untuk mengenali kebutuhan tubuh Anda adalah dengan memahaminya sebaik mungkin - See more at: http://www.carakhasiatmanfaat.com/artikel/cara-alami-mengatasi-rasa-mual-pada-saat-hamil-muda.html#sthash.WciaQJVT.dpuf
Gaya hidup yang sehat sangat penting untuk mendukung kehamilan yang sehat. Jika Anda sehat sebelum dan setelah mengalami kehamilan, juga mengenali kebutuhan tubuh selama kehamilan, maka Anda akan lebih kuat serta lebih rendah resiko mengalami morning sickness. Pendekatan terbaik untuk mengenali kebutuhan tubuh Anda adalah dengan memahaminya sebaik mungkin - See more at: http://www.carakhasiatmanfaat.com/artikel/cara-alami-mengatasi-rasa-mual-pada-saat-hamil-muda.html#sthash.WciaQJVT.dpuf

Saturday, May 14, 2016

15 Masalah Kehamilan

  • Mual dan Muntah
Sekitar 70-85% ibu hamil pada trimester pertama akan mengalami mual dan muntah. Tapi, jangan khawatir, karena mual dan muntah yang di alami ibu hamil adalah hal lazim dan sering dikeluhkan oleh sebagian besar ibu hamil. Untuk mengatasi mual dan muntah ibu hamil harus mulai mengenal "sinyal" tubuh saat hamil. Hindari makanan atau minuman yang menjadi pencetus mual dan muntah. Kamu bisa mengonsumsi permen jahe atau teh hangat yang di beri sedikit irisan jahe untuk mengurangi rasa mual saat hamil.


Sebaik nya jangan membeli minuman jahe instan. 





  • Gatal di perut dan vagina
Gatal di perut dan vagina merupakan hal yang biasa terjadi pada ibu hamil,jika gatal menyerang,sebaik nya kompres bagian yang gatal menggunakan air dingin,dan jangan gunakan obat-obatan atau salep gatal pada masa kehamilan. 


  • Konstipasi
Beberapa ibu hamil ada yang mengeluhkan sulit buang air besar (BAB) atau yang dikenal dengan konstipasi. Penyebab konstipasi pada ibu hamil adalah karena meningkatnya hormon progesteron yang berperan dalam proses relaksasi pada kerja otot halus. Akibatnya gerakan organ pencernaan pada ibu hamil menjadi lebih lambat.
Konstipasi sering terjadi pada kehamilan trimester ketiga, saat perut semakin membesar. Kondisi perut yang membesar menimbulkan tekanan rahim yang mempengaruhi sistem kerja usus halus dan usus besar. Untuk mengatasi masalah konstipasi saat hamil, perbanyaklah mengonsumsi buah dan sayur yang kaya akan serat.

  •  Sakit punggung
Selama masa kehamilan, tubuh Anda akan meregang seiring dengan pertumbuhan janin Anda. Hal ini menimbulkan tekanan dan ketegangan di punggung bawah dan panggul ibu hamil.


  •  Puting mengeluarkan cairan
Payudara Anda akan mulai menyiapkan diri untuk menyusui, kadang-kadang Anda akan merasa puting Anda basah. Hal ini tidak lain karena  ASI yang mulai diproduksi oleh payudara Anda pada trimester ketiga kehamilan. 

  •  Flu dan Pilek Saat Hamil

Tidak sedikit ibu hamil yang mengalami flu dan pilek, lalu bingung harus minum obat apa dan bagaimana mengatasinya.tidak ada obat yang aman untuk ibu hamil, terutama di trimester pertama. Jika ibu hamil berkonsultasi pada dokter, dokter akan memberikan obat dengan risiko rendah. Risiko tidak dapat dihindari namun bisa dikurangi.  jika flu yang diderita masih ringan, sebaiknya ibu hamil  istirahat teratur,minum jeruk hangat dan minum vitamin C.



  • Pendarahan
Selama kehamilan bisa jadi Anda mengalami beberapa kali mimisan, dan masalah kesehatan mulut selama masa kehamilan. Selain itu, juga akan mengalami pendarahan pada vagina pada bulan awal kehamilan. Untuk kasus ini Anda bisa berkonsultasi kepada dokter anda.


  • Kurang tidur
Selama kehamilan, jumlah hormon akan semakin meningkat. Hal ini yang menyebabkan Anda lebih sering terjaga. Selain itu, rasa sakit yang Anda rasakan akan membuat Anda semakin sulit untuk tidur.
  •  Masalah rambut
Masalah  rambut rontok adalah masalah  rambut yang akan Anda alami selama masa kehamilan.
  • Mulas
Perubahan hormon dan pertumbuhan janin merupakan penyebab utama masalah kesehatan selama kehamilan, biasanya rasa mulas juga disertai rasa ingin muntah. Jika terlalu parah, berkonsultasilah kepada dokter demi kesehatan Anda dan bayi Anda.
  • Perubahan kulit
 Pengaruh hormonal menjadi biang keladi garis kehitaman atau hiperpigmentasi dari bagian pusar ke perut bawah.Daerah lipatan tubuh, seperti lipatan leher, ketiak, dan paha juga berwarna lebih gelap. Kondisi ini lebih terlihat jelaspada ibu hamil yang berkulit sawo matang. Bahkan pada ibu hamil yang berkulit sensitif, hiperpigmentasi bisa terlihatpada wajah, terutama di daerah pipi bagian atas dekat hidung (T-zone). Keadaan ini disebut cloasma gravidarum.Pengaruh hormonal juga bisa membuat wajah ibu hamil menjadi  jerawatan.
  • Tekanan darah 
Umumnya tekanan darah ibu hamil yang normal adalah 140/90. Selama masih mendekati angka tersebut, kenaikan atau penurunan sebetulnya bukan masalah berarti. Dikatakan bermasalah/tidak normal bila melebihi atau kurang dari angka tersebut. Jadi pada kondisi hamil, yang dipermasalahkan biasanya bukanlah naik turunnya tekanan darah,melainkan peluang terjadinya lonjakan tekanan darah abnormal di atas 140/90. Ketidaknormalan tekanan darah inibisa berlanjut dengan munculnya keracunan kehamilan/preeklamsia. Kalau sudah terkena preeklamsia ibu hamil harus mendapat penanganan yang serius dari dokter.

  • Sering Sendawa, Buang Angin, dan Gampang Buang Air

Karena asam lambung yang mudah naik saat masa kehamilan,jangan makan kacang atau makanan lain yang bisa membuat gas dalam tubuh bertambah. Karena progesteron dalam tubuh meningkat, ini membuat pencernaan menjadi sulit dan menjadi kembung.

 Karena itu para ibu hamil yang mengalami masalah ini juga sebaiknya makan makanan berserat dan rendah lemak sehingga mudah dicerna.

  • Kulit perut,pinggang dan paha retak
 Retak pada kulit perut, pinggang, dan paha akan menghilang perlahan-lahan sekitar 6-12 bulan pasca persalinan.Kondisi ini akan dialami semua ibu hamil, termasuk yang kenaikan bobotnya hanya sedikit. Bedanya, jika kenaikannya tidak drastis maka kulit hanya sedikit meregang sehingga keretakan yang terjadi tidak terlalu “parah”.Pemberian minyak zaitun selama kehamilan boleh-boleh saja, namun fungsinya bukan mencegah terjadinya retakan,hanya untuk meminimalisasi retak-retak agar tidak terlalu hebat. Tapi kalau kenaikan berat badannya terlalu melesat,pemberian minyak tersebut tidak akan berpengaruh.


  • Enggan Berhubungan Seks Saat Hamil

Hubungan seks dapat dilakukan tergantung dengan kesehatan ibu hamil, namun jangan anggap ini sebagai olahraga. Karena wanita yang hamil tidak boleh melakukan posisi yang aneh-aneh dalam berhubungan seks.

Vagina Gatal Saat Hamil?ini Cara Ampuh Mengatasi nya


Untuk mengatasi vagina gatal saat hamil anda harus mengetahui apa penyebabnya terlebih dahulu. Daerah kewanitaan yang mestinya terlindungi dengan baik seringkali diabaikan kebersihannya. Apalagi saat anda sedang hamil, pemenuhan kebutuhan buah hati akan menambah kurangnya perhatian pada kebersihan vagina.



Tidak hanya itu, area selangkangan yang tidak dibersihkan dengan baik saat mandi dapat menyebabkan vagina gatal saat hamil. Tentu saja anda harus membersihkan daerah ini saat mandi dan jangan lupakan juga kebersihan handuk serta celana dalam yang dipakai.
Infeksi jamur yang menyebabkan gatal-gatal pada daerah kewanitaan sebenarnya bisa dicegah dengan menjaga kebersihan tubuh secara baik. Selangkangan dan sekitarnya merupakan daerah tertutup, lembab dan juga hangat. Inilah yang menyebabkan jamur dapat berkembang biak secara bebas.

Penyebab pertama vagina gatal saat hamil adalah keputihan,yaitu suatu penyakit yang diderita wanita karena keluarnya cairan dari vagina secara berlebihan, cairan berwarna putih kekuningan atau putih kekelabuan baik encer maupun kental, berbau tidak sedap dan bisa menyebabkan rasa gatal. Keputihan atau Leukorea (fluor albus)  yang juga sering disebut paktay. Keputihan yang termasuk dalam keadaan normal, cairan yang keluar cenderung jernih atau sedikit kekuningan dan kental seperti lendir serta tidak disertai bau atau rasa gatal. Biasanya terjadi pada masa subur, sebelum dan sesudah mensturasi, saat hamil, saat mendapat rangsangan seksual, atau saat banyak melakukan aktivitas fisik yang kesemuanya tidak menimbulkan keluhan tambahan seperti bau, gatal, dan perubahan warna.

penyebab kedua adalah penggunaan celana dalam yang tidak menyerap keringat. Ibu hamil biasanya mengeluarkan keringat berlebih. Perhatikan hal ini, bila tubuh kita mengeluarkan keringat yang banyak dan celana dalam kita tidak dapat menyerap dengan baik, pastinya area V akan lembab. Bila terpaksa menggunakan celana dalam dengan bahan yang tidak menyerap keringat sebaiknya Ibu sering berganti-ganti celana dalam yang bersih.

Terakhir, vagina gatal karena penggunaan celana yang terlalu ketat. Saat usia kehamilan ibu bertambah maka berat badan ibu juga semakin bertambah. Celana yang sudah semakin ketat dan sempit sebaiknya tidak digunakan lagi. Gunakan celana dengan ukuran yang longgar atau bahan yang bisa melar.
Vagina gatal tentunya benar-benar membuat tidak nyaman. Dalam hubungan seks si suami juga bisa menjadi tidak nyaman karna kemungkinan bisa tertular. Bila vagina gatal sudah terasa parah, segera konsultasikan ke dokter kandungan.

Berikut tips mengatasi gatal pada vagina:
  • Menjaga kebersihan vagina dan mengeringkan vagina dengan handuk lembut atau tisu setelah dari kamar mandi.
  • Setelah buang air besar, bersihkan dari depan ke belakang untuk mencegah bakteri dari anus memasuki vagina.
  • Jangan menggunakan pembersih vagina yang mengandung pewangi atau sabun yang beredar di pasaran.
  • Kenakan pakaian yang longgar agar sirkulasi udara di area vagina lancar dan terhindar dari kelembaban yang menyebabkan tumbuhnya jamur.
  • Pilih bahan celana dalam yang dapat menyerap keringat dan hindari bahan seperti nilon yang dapat menjebak keringat.
  • Jangan mengenakan celana dalam pada malam hari untuk meningkatkan aliran udara ke vagina.
  • Hindari mandi busa atau menggunakan produk wangi lainnya karena dapat menyebabkan gatal iritasi pada vagina dan infeksi saluran kemih.
  • Saat terjadi gatal kompreslah vagina menggunakan plastik yang di isi dengan air es,tempelkan ke area vagina yang gatal sekitar 15 menit sampai gatal menghilang.
  • Berhubungan intim dengan suami terkadang bisa mengurangi gatal karna air sperma suami dapat  menetralkan PH dalam vagina.
  • Usahakan jangan mengkonsumsi obat penghilang gatal atau salep karna bisa membahayakan janin anda.

Gatal di Perut Saat Hamil?ini Cara Ampuh Mengatasi nya

Tidak jarang seorang wanita yang sedang hamil mengalami gatal pada kulitnya, yang dimaskud gatal disini yaitu gatal yang timbul ketika sedang hamil yang sebelum hamil tidak ada gangguan gatal pada kulit sama sekali. Gatal yang ringan sering terjadi selama kehamilan dan sebagian hal ini wajar karena adanya peningkatan suplai darah ke kulit. DIsamping itu, seiring dengan bertambah besarnya rahim, kulit perut akan meregang (tertarik), hal ini juga bisa menimbulkan rasa gatal. Jika ibu hamil mengalami gatal yang ringan, maka tidak perlu khawatir, tetapi jika gatal menjadi parah, mungkin penyebabnya adalah suatu kondisi hati yang disebut sebagai kolestasis obstetri, atau obstetric cholestasis (OC), atau intrahepatic cholestasis of pregnancy (ICP). Kondisi ini diketahui mempengaruhi kurang dari 1 dari 100 wanita hamil dan membutuhkan perhatian medis.

Bersumber dari: Penyebab Gatal Saat Hamil (tanpa Ruam) dan Pengobatannya | Mediskus.com
Tidak jarang seorang wanita yang sedang hamil mengalami gatal pada kulitnya, yang dimaskud gatal disini yaitu gatal yang timbul ketika sedang hamil yang sebelum hamil tidak ada gangguan gatal pada kulit sama sekali. Gatal yang ringan sering terjadi selama kehamilan dan sebagian hal ini wajar karena adanya peningkatan suplai darah ke kulit. DIsamping itu, seiring dengan bertambah besarnya rahim, kulit perut akan meregang (tertarik), hal ini juga bisa menimbulkan rasa gatal. Jika ibu hamil mengalami gatal yang ringan, maka tidak perlu khawatir, tetapi jika gatal menjadi parah, mungkin penyebabnya adalah suatu kondisi hati yang disebut sebagai kolestasis obstetri, atau obstetric cholestasis (OC), atau intrahepatic cholestasis of pregnancy (ICP). Kondisi ini diketahui mempengaruhi kurang dari 1 dari 100 wanita hamil dan membutuhkan perhatian medis.

Bersumber dari: Penyebab Gatal Saat Hamil (tanpa Ruam) dan Pengobatannya | Mediskus.com
Tidak jarang seorang wanita yang sedang hamil mengalami gatal pada kulitnya, yang dimaskud gatal disini yaitu gatal yang timbul ketika sedang hamil yang sebelum hamil tidak ada gangguan gatal pada kulit sama sekali. Gatal yang ringan sering terjadi selama kehamilan dan sebagian hal ini wajar karena adanya peningkatan suplai darah ke kulit. DIsamping itu, seiring dengan bertambah besarnya rahim, kulit perut akan meregang (tertarik), hal ini juga bisa menimbulkan rasa gatal. Jika ibu hamil mengalami gatal yang ringan, maka tidak perlu khawatir, tetapi jika gatal menjadi parah, mungkin penyebabnya adalah suatu kondisi hati yang disebut sebagai kolestasis obstetri, atau obstetric cholestasis (OC), atau intrahepatic cholestasis of pregnancy (ICP). Kondisi ini diketahui mempengaruhi kurang dari 1 dari 100 wanita hamil dan membutuhkan perhatian medis.

Bersumber dari: Penyebab Gatal Saat Hamil (tanpa Ruam) dan Pengobatannya | Mediskus.com
Tidak jarang seorang wanita yang sedang hamil mengalami gatal pada kulitnya, yang dimaskud gatal disini yaitu gatal yang timbul ketika sedang hamil yang sebelum hamil tidak ada gangguan gatal pada kulit sama sekali. Gatal yang ringan sering terjadi selama kehamilan dan sebagian hal ini wajar karena adanya peningkatan suplai darah ke kulit. DIsamping itu, seiring dengan bertambah besarnya rahim, kulit perut akan meregang (tertarik), hal ini juga bisa menimbulkan rasa gatal. Jika ibu hamil mengalami gatal yang ringan, maka tidak perlu khawatir, tetapi jika gatal menjadi parah, mungkin penyebabnya adalah suatu kondisi hati yang disebut sebagai kolestasis obstetri, atau obstetric cholestasis (OC), atau intrahepatic cholestasis of pregnancy (ICP). Kondisi ini diketahui mempengaruhi kurang dari 1 dari 100 wanita hamil dan membutuhkan perhatian medis.

Bersumber dari: Penyebab Gatal Saat Hamil (tanpa Ruam) dan Pengobatannya | Mediskus.com
Tidak jarang seorang wanita yang sedang hamil mengalami gatal pada kulitnya, yang dimaskud gatal disini yaitu gatal yang timbul ketika sedang hamil yang sebelum hamil tidak ada gangguan gatal pada kulit sama sekali. Gatal yang ringan sering terjadi selama kehamilan dan sebagian hal ini wajar karena adanya peningkatan suplai darah ke kulit. DIsamping itu, seiring dengan bertambah besarnya rahim, kulit perut akan meregang (tertarik), hal ini juga bisa menimbulkan rasa gatal. Jika ibu hamil mengalami gatal yang ringan, maka tidak perlu khawatir, tetapi jika gatal menjadi parah, mungkin penyebabnya adalah suatu kondisi hati yang disebut sebagai kolestasis obstetri, atau obstetric cholestasis (OC), atau intrahepatic cholestasis of pregnancy (ICP). Kondisi ini diketahui mempengaruhi kurang dari 1 dari 100 wanita hamil dan membutuhkan perhatian medis.

Bersumber dari: Penyebab Gatal Saat Hamil (tanpa Ruam) dan Pengobatannya | Mediskus.com
Tidak jarang seorang wanita yang sedang hamil mengalami gatal pada kulitnya, yang dimaskud gatal disini yaitu gatal yang timbul ketika sedang hamil yang sebelum hamil tidak ada gangguan gatal pada kulit sama sekali. Gatal yang ringan sering terjadi selama kehamilan dan sebagian hal ini wajar karena adanya peningkatan suplai darah ke kulit. DIsamping itu, seiring dengan bertambah besarnya rahim, kulit perut akan meregang (tertarik), hal ini juga bisa menimbulkan rasa gatal. Jika ibu hamil mengalami gatal yang ringan, maka tidak perlu khawatir, tetapi jika gatal menjadi parah, mungkin penyebabnya adalah suatu kondisi hati yang disebut sebagai kolestasis obstetri, atau obstetric cholestasis (OC), atau intrahepatic cholestasis of pregnancy (ICP). Kondisi ini diketahui mempengaruhi kurang dari 1 dari 100 wanita hamil dan membutuhkan perhatian medis.

Bersumber dari: Penyebab Gatal Saat Hamil (tanpa Ruam) dan Pengobatannya | Mediskus.com
Tidak jarang seorang wanita yang sedang hamil mengalami gatal pada kulitnya, yang dimaskud gatal disini yaitu gatal yang timbul ketika sedang hamil yang sebelum hamil tidak ada gangguan gatal pada kulit sama sekali. Gatal yang ringan sering terjadi selama kehamilan dan sebagian hal ini wajar karena adanya peningkatan suplai darah ke kulit. DIsamping itu, seiring dengan bertambah besarnya rahim, kulit perut akan meregang (tertarik), hal ini juga bisa menimbulkan rasa gatal. Jika ibu hamil mengalami gatal yang ringan, maka tidak perlu khawatir, tetapi jika gatal menjadi parah, mungkin penyebabnya adalah suatu kondisi hati yang disebut sebagai kolestasis obstetri, atau obstetric cholestasis (OC), atau intrahepatic cholestasis of pregnancy (ICP). Kondisi ini diketahui mempengaruhi kurang dari 1 dari 100 wanita hamil dan membutuhkan perhatian medis.

Bersumber dari: Penyebab Gatal Saat Hamil (tanpa Ruam) dan Pengobatannya | Mediskus.com
Tidak jarang seorang wanita yang sedang hamil mengalami gatal pada kulitnya, yang dimaskud gatal disini yaitu gatal yang timbul ketika sedang hamil yang sebelum hamil tidak ada gangguan gatal pada kulit sama sekali. Gatal yang ringan sering terjadi selama kehamilan dan sebagian hal ini wajar karena adanya peningkatan suplai darah ke kulit. DIsamping itu, seiring dengan bertambah besarnya rahim, kulit perut akan meregang (tertarik), hal ini juga bisa menimbulkan rasa gatal. Jika ibu hamil mengalami gatal yang ringan, maka tidak perlu khawatir, tetapi jika gatal menjadi parah, mungkin penyebabnya adalah suatu kondisi hati yang disebut sebagai kolestasis obstetri, atau obstetric cholestasis (OC), atau intrahepatic cholestasis of pregnancy (ICP). Kondisi ini diketahui mempengaruhi kurang dari 1 dari 100 wanita hamil dan membutuhkan perhatian medis.

Bersumber dari: Penyebab Gatal Saat Hamil (tanpa Ruam) dan Pengobatannya | Mediskus.com
Tidak jarang seorang wanita yang sedang hamil mengalami gatal pada kulitnya, yang dimaskud gatal disini yaitu gatal yang timbul ketika sedang hamil yang sebelum hamil tidak ada gangguan gatal pada kulit sama sekali. Gatal yang ringan sering terjadi selama kehamilan dan sebagian hal ini wajar karena adanya peningkatan suplai darah ke kulit. DIsamping itu, seiring dengan bertambah besarnya rahim, kulit perut akan meregang (tertarik), hal ini juga bisa menimbulkan rasa gatal. Jika ibu hamil mengalami gatal yang ringan, maka tidak perlu khawatir, tetapi jika gatal menjadi parah, mungkin penyebabnya adalah suatu kondisi hati yang disebut sebagai kolestasis obstetri, atau obstetric cholestasis (OC), atau intrahepatic cholestasis of pregnancy (ICP). Kondisi ini diketahui mempengaruhi kurang dari 1 dari 100 wanita hamil dan membutuhkan perhatian medis.

Bersumber dari: Penyebab Gatal Saat Hamil (tanpa Ruam) dan Pengobatannya | Mediskus.com
Tidak jarang seorang wanita yang sedang hamil mengalami gatal pada kulitnya, yang dimaskud gatal disini yaitu gatal yang timbul ketika sedang hamil yang sebelum hamil tidak ada gangguan gatal pada kulit sama sekali. Gatal yang ringan sering terjadi selama kehamilan dan sebagian hal ini wajar karena adanya peningkatan suplai darah ke kulit. DIsamping itu, seiring dengan bertambah besarnya rahim, kulit perut akan meregang (tertarik), hal ini juga bisa menimbulkan rasa gatal. Jika ibu hamil mengalami gatal yang ringan, maka tidak perlu khawatir, tetapi jika gatal menjadi parah, mungkin penyebabnya adalah suatu kondisi hati yang disebut sebagai kolestasis obstetri, atau obstetric cholestasis (OC), atau intrahepatic cholestasis of pregnancy (ICP). Kondisi ini diketahui mempengaruhi kurang dari 1 dari 100 wanita hamil dan membutuhkan perhatian medis.

Bersumber dari: Penyebab Gatal Saat Hamil (tanpa Ruam) dan Pengobatannya | Mediskus.com
Tidak jarang seorang wanita yang sedang hamil mengalami gatal pada kulitnya, yang dimaskud gatal disini yaitu gatal yang timbul ketika sedang hamil yang sebelum hamil tidak ada gangguan gatal pada kulit sama sekali. Gatal yang ringan sering terjadi selama kehamilan dan sebagian hal ini wajar karena adanya peningkatan suplai darah ke kulit. DIsamping itu, seiring dengan bertambah besarnya rahim, kulit perut akan meregang (tertarik), hal ini juga bisa menimbulkan rasa gatal. Jika ibu hamil mengalami gatal yang ringan, maka tidak perlu khawatir, tetapi jika gatal menjadi parah, mungkin penyebabnya adalah suatu kondisi hati yang disebut sebagai kolestasis obstetri, atau obstetric cholestasis (OC), atau intrahepatic cholestasis of pregnancy (ICP). Kondisi ini diketahui mempengaruhi kurang dari 1 dari 100 wanita hamil dan membutuhkan perhatian medis.

Bersumber dari: Penyebab Gatal Saat Hamil (tanpa Ruam) dan Pengobatannya | Mediskus.com
Gatal-gatal di perut pada saat hamil adalah hal yang normal biasanya muncul di trimester ketiga (7–9 bulan). Tingkat gatalnya berbeda-beda, ada yang ringan bahkan ada juga yang sampai menyebabkan ruam, bengkak, dan mengeluarkan bercak merah atau bintik-bintik yang berisi cairan seperti terkena gigitan serangga. Rasa gatal biasanya muncul di sekitar perut kemudian menyebar ke paha, lengan, dan kaki. 

 Penyebab gatal saat hamil bisa disebabkan karena terjadinya pemuaian kulit yang tadi nya kecil semakin membesar dan perubahan hormon gonadotropin dan estrogen. Perubahan hormon yang tidak seimbang menyebabkan kulit terasa kering dan gatal.

Jenis- jenis gatal nya beragam,ada yang cuma gatal saat malam hari,ada juga yang terasa gatal saat berkeringat,tapi tentunya jangan menggaruk sampai keterlaluan,jika kita tidak sabar akan keadaan tersebut jangan langsung membeli obat gatal di apotik,itu bisa berbahaya bagi janin anda,sebaik nya lakukan hal-hal di bawah ini sebelum pergi ke bidan.

 Tips dan trik mengurangi rasa gatal saat hamil:
  • Jangan terlalu sering menggaruk bagian tubuh yang gatal,terutama bagian perut karna bisa menyebabkan efek jangka panjang seperti bercak hitam maupun bekas luka akibat garukan kuku yang tidak bersih.
  •  Saat hamil,terjadi pembesaran kulit perut yang mengakibatkan kulit mengalami pemuaian.maka  Kulit akan terlihat kering dan kusam,sebaik nya hindari mandi menggunakan air panas karena bisa menyebabkan kulit semakin kering dan semakin gatal. 
  • Gunakan sabun dengan PH rendah yang tidak menggunakan wangi-wangian, seperti sabun untuk bayi.
  • Setelah selesai mandi keringkan atau seka kulit sampai kering menggunakan handuk yang bersih. Cara menyeka kulit jangan digosok lakukan dengan cara diteput-tepuk. Gunakan handuk yang bahannya lembut.
  • Lanjutkan dengan mengoleskan baby oil atau minyak zaitun ke seluruh tubuh, khususnya pada bagian tubuh yang gatal. Minyak zaitun atau baby oil membantu mengurangi dan mencegah terjadinya guratan bekas garukan.
  • Ketika hamil,Ibu hamil sering kepanasan dan produksi keringatnya sangat banyak dan berlebih. Agar terasa lebih nyaman gunakan pakaian yang longgar dengan bahan yang mudah menyerap keringat. Penggunaan pakaian yang longgar bisa membantu mengurangi gesekan kain dengan kulit yang dapat menyebabkan rasa gatal dan iritasi.
  • Jika udara terasa panas dan kulit terasa gatal kompreslah dengan es batu atau air dingin, diamkan sampai rasa gatal menghilang.
  • Perbanyak minum air putih serta mengonsumsi buah-buahan dan sayuran. Bahan-bahan tersebut sangat baik untuk menjaga kelembapan kulit dari dalam. Keuntungannya bukan hanya sehat untuk ibu hamil namun juga sehat untuk janin anda.
  • Jangan mengoleskan lotion atau body lotion pada area yang gatal,karna lotion mengandung bahan kimia yang menyebabkan bertambah parah nya gatal dan bertambah nya keringat.
  • Jika gatal terjadi pada malam hari,pakailah pakaian yang tipis dan menyerap keringat,dan jangan menggunakan kipas angin secara berlebihan.
  • Jagalah kebersihan tubuh anda terutama bagian perut saat hamil

Jika gatal terlalu parah dan berlanjut sampai ruam pada kulit perut,sebaik nya hubungi bidan terdekat.

Disqus Shortname

Comments system